karena sudah terlalu banyak pembodohan terjadi di mana-mana.
Beberapa hari lalu, gw baca buku yang judulnya: Rumah Iklan: Upaya Matari dalam Menjadikan Periklanan Indonesia Tuan Rumah di Negeri Sendiri. Gw kira buku ini isinya cerita fiksi dengan setting dunia periklanan nyata dan Matari adalah nama tokoh utamanya, as in nama orang.
Salah banget.
Matari emang nama tokoh utamanya, tapi bukan orang. Matari adalah nama agensi periklanan besar di Indonesia. Buku ini menceritakan dari lahirnya Matari (udah lama banget deh! ga inget taun berapa dan gw males ngecek) sampai buku itu selesai ditulis (tahun 2008) dan beberapa kali menitikberatkan tentang upaya pemilik Matari mengembangkan... memajukan pendidikan dan wawasan para pekerja di Matari pada khususnya dan insan periklanan pada umumnya, misalnya ngadain seminar, ngirim karyawan ikut kursus/ sekolah dsj.
Habis itu gw baca buku lain, kali ini fiksi, klasik, judulnya Animal Farm. Ceritanya tentang para hewan yang memberontak di sebuah peternakan karena tidak mau lagi bekerja untuk manusia. Pemberontakan berhasil dan semua manusia di peternakan kabur dari peternakan menyisakan para hewan saja yang akhirnya membentuk sebuah negara... komunitas kecil. Kebalikan dari buku sebelumnya, buku ini menitikberatkan upaya pembodohan masyarakat (hewan) oleh pemimpinnya (yang juga hewan).
... Sungguh ini kebetulan ajah gw sama sekali ga tau isi kedua buku itu sebelumnya.
Animal Farm diterbitin tahun 1945, tapi puluhan tahun kemudian pun masih terjadi hal-hal yang persis di cerita itu. Belum tentu karena masyarakatnya yang bego bodoh, bisa juga karena emang pemimpinnya yang kecanggihan nyuci otak/ ngakalinnya/ membodohi masyarakatnya.
Kayak misalnya baru-baru ini gw baca artikel tentang gimana pemimpin studio animasi Disney mengajak para pemimpin studio animasi lain untuk me...nyetting... menetapkan upah para animatornya yang sangat rendah. Gw ga tau sih berapa, tapi kata artikel2 itu pokoknya ga layak dengan jam kerja yang panjang, gada kontrak atau tunjangan lain dan gituh-gituh deh. Dan para pemimpin studio animasi ini setuju: Dreamworks, Pixar, Sony Animation... Terus para pekerjanya ga tau kalau upah mereka itu kerendahan karena semua studio terkenal harganya samaan jadi mereka kira itu upah wajarnya yah segituh. Akhirnya mereka ngegugat ke pengadilan karena merasa ga adil dan diadakan investigasi dan akhirnya ketauan kalau selama ini mereka dicurangin dan akhirnya para pekerja memenangkan gugatan itu. Hore.
Dulu, di tempat kerja gw yang pertama, bos gw mau ngebayarin karyawannya kalo ada yang mau kursus sesuatu/ kemampuan yang bisa digunakan untuk pekerjaan, misal: les bahasa Inggris, les komputer. Tapi malah karyawannya yang ga mau pas ditawarin karena takut jadi terikat, kayak punya utang gituh, karena mereka merasa (mantan) bos orangnya perhitungan kalo soal pekerjaan/ uang. Kalo bosnya Matari emang tulus mau mencerdaskan para karyawannya supaya sekaligus memajukan industri periklanan yang waktu jaman itu emang masih sedikit sumber dayanya.
Betewe, yang mau gw bilang adalah: pembodohan itu... sangat, sangat, SANGAT menyedihkan. Gw cukup sering liat/ baca berita tentang penipuan hanya karena korbannya ga bisa baca, atau lugu, atau... yang lain-lain. Kesel, marah, tapi yang utamanya adalah sedih. Keliatan sederhana atau sepele tapi... itu terjadi di mana-mana. Merajarela. Berarti penting.
Jadi! kalau ada kesempatan untuk mencerdaskan bangsa, seseorang, siapapun, apapun(?) ... lakukan. Walau cuman sebentar, walau sepele. Pengetahuan/ informasi yang dia pelajari bisa sangat bermanfaat dan mungkin bisa menyelamatkan hidupnya suatu saat. Jadi, ayolah ambil segala kesempatan dalam upaya mencerdaskan bangsa dan menghindari pembodohan.
... Atau membodohi pembodohan.
Anda telah berbagi artikel yang bagus di sini tentang agensi periklanan indonesia. Artikel Anda sangat informatif dan saya menyukai cara Anda mengekspresikan pandangan Anda dalam posting ini. Terima kasih telah berbagi artikel ini di sini.
ReplyDelete