111 Kolom Bahasa oleh Salomo Simanungkalit (halaman 71 dari 347)
Isinya kumpulan artikel dari rubrik bahasa di koran Kompas. Gw lupa nama rubriknya apa. Jadi kayak setiap penulisnya ngomongin satu/ beberapa kata tertentu, kayak ngupas makna/ arti/ sejarah/ cerita yang berhubungan dengan kata tersebut. Taun lalu waktu gw mulai nulis cerita lagi, gw menyadari betapa perbendaharaan kata bahasa Indonesia gw kurang sekali (gara-gara jarang baca cerita dalam bahasa Indonesia), jadi mulailah gw membaca buku ini. Sebenarnya gw pengen baca KBBI aja (serius), tapi, marilah gw mulai dari yang tipis dulu.
terus ada The Immortalists oleh Chloe Benjamin (halaman 20 dari 344)
gw tertarik baca ini karena sampulnya bagus heheheh ceritanya sendiri tentang peramal yang bisa ngasih tau dengan tepat tanggal seseorang meninggal, terus ada empat abg yang mau tau jadi mereka nyari si peramal. Gaya nulisnya rada ngebingungin gw, kayak berbunga-bunga gitu, jadi gw harus pelan-pelan bacanya.
terus Deadly Summer (Darling Investigations #1) oleh Denise Grover Swank (halaman 43 dari 388)
Ini cerita tentang Summer yang bikin reality show detektif, tapi kemudian ketemu mayat beneran dan jadi detektif beneran. Kalo ga salah sih gitu sinopsisnya. Gw baru baca chapter satunya dan sejauh ini suka. Bacanya ngalir ajah, kebalikan ama yang di atas.
The End We Start From oleh Megan Hunter (halaman 11 dari 61)
Padahal ini buku tipis loh, cuman 60an halaman ajah, jadi gw pikir bisa cepet selesai, kayak dalam satu hari ajah... tapi engga, karena ternyata gw males gitu bacanya. Mungkin karena isinya narasi/ deskripsi semua dan dialognya itu ga langsung, gw jadi kayak merasa.. apa yah, pasif? :-/ Ceritanya sendiri tentang London yang kebanjiran, bukan, tenggelam, dan si tokoh utamanya baru ngelahirin anak. Terus... mungkin ceritanya tentang mereka menyelamatkan diri?
The Crown's Game oleh Evelyn Skye (halaman 79 dari 348)
Ceritanya tentang cewek abg yang mau jadi penyihir kerajaan, terus terlibat cinta segitiga sama saingannya dan pangeran. Tulisannya gampang dicerna dan para karakternya/ cerita sejauh ini belon aneh-aneh, jadi gw suka aja bacanya.
terus, Now I Rise oleh Kiersten White (halaman 89 dari 396)
Ini buku kedua dari trilogi.... The Conqueror. Gw baca buku pertama sekitar... dua bulan lalu. Tokoh utamanya, cewek abg bernama Lada, yang sadis dan fokus, membuang cinta demi ambisi. Menarik sekali.
terus, Artemis oleh Andy Weir (halaman 58 dari 291)
Andy Weir ini yang nulis The Martian. Gw suka nontonnya (dan karena udah nonton, terus males baca bukunya), jadi begitu Artemis terbit, gw otomatis tertarik, terutama karena tokoh utamanya, Jazz, cewek... lupa umur berapa, melakukan hal-hal ilegal. Gw selalu tertarik dengan karakter yang punya moral menyimpang.
terus, The Young Queens oleh Kendare Blake (halaman 13 dari 98)
ini novella prequel dari serial Three Dark Crowns yang sudah terbit buku keduanya. Gw baca ini dengan alasan yang sama seperti The End We Start From, karena pendek, ga nyampe 100 halaman, jadi harusnya bisa selesai dalam sehari. Sekali lagi gw salah... ah.
Kayaknya gw ga boleh meremehkan memperkirakan kemampuan membaca gw hanya dari jumlah halaman deh, karena gaya tulisannya yang sebenarnya yang ngaruh.
dan terakhir, The Mind-Gut Connection: How the Astonishing Dialogue Taking Place in Our Bodies Impacts Health, Weight and Mood oleh Emeran Mayer (halaman 54 dari 325)
Ini buku non-fiksi tentang bagaimana pikiran dan perut kita saling mempengaruhi satu sama lain. Bahwa bukan cuman otak yang mempengaruhi perut, tapi juga sebaliknya. Kayak misalnya waktu deg-degan/ stres terus mual, atau sejenis gitu. Gw pikir mungkin kalo gw mengerti apa yang terjadi, gw jadi bisa mengendalikan kondisi otak/ perut gw? Heheheh
Seringnya gw baca buku yang isinya tulisan semua gitu, nyicil dan sekaligus beberapa judul, soalnya gampang bosen (atau justru gampang tergoda yang lain?). Itu semua gw baca udah dari Desember 2017 (apa November?) masih belom kelar, malah baru berapa hari lalu gw tambahin lagi The Immortalist sama Deadly Summer. Mudah-mudahan sebelum bulan ini abis ada yang kelar dua-tiga judul, jadi bisa baca judul baru lagi hahahah ga abis-abis bacaan aaah!