8.12.19

tulisan receh

Ah, sudah akhir tahun lagi. Seperti biasa setiap menjelang akhir tahun, gw beresolusi untuk menulis blog sekali seminggu, tapi apa daya tidak terjadi. Jadi tahun depan pun, kembali gw beresolusi untuk menulis blog minimal sekali seminggu, lagi. Kalau kesampaian, harusnya gw ngga perlu beresolusi lagi karena (mudah-mudahan) sudah terbiasa menulis blog.

Eniwei, saat ini gw kembali tidak punya pekerjaan, tepatnya dari awal September lalu. Sebulan dua bulan gw bingung mau ngapain memikirkan segala macam hal yang berhubungan dengan pekerjaan gw dan masa depan. Akhirnya di bulan November gw memutuskan untuk tidak bekerja sama orang lain, lagi. Capek juga punya bos terus. Ini seperti kembali ke tahun 2017 lalu, bedanya:
- tahun 2017 lalu, keputusan gw berhenti bekerja untuk sementara saja dan bahwa gw akan kembali mencari bos di tahun 2018 atau lebih cepat. 
- nah sekarang, gw gak tau kapan mau punya bos lagi. Terutama setelah gw memutuskan untuk mencoba menjadi bos untuk diri gw sendiri.

Jadi di bulan November kemarin, setelah memutuskan untuk tidak mencari pekerjaan/ bos baru, gw juga memutuskan untuk menjajal kemampuan dan peruntungan gw sebagai… jeng jeng… penulis novel. Ini sesuatu yang gak bisa gw hindari lagi. Dari belasan tahun lalu sejak gw tau kalau gw bisa menulis cerita, gw pengen punya novel yang terbit di toko buku, dan selama ini cuman jadi keinginan aja yang mulai berubah bentuk terasa lebih seperti hutang daripada keinginan... Jadi gw pikir: mumpung gw lagi ga ada kerjaan, gw kerjain ajah sebanyak mungkin ide-ide cerita yang sudah terkumpul selama ini. Bebas nulis karena semua waktu punya gw. Dan mulailah gw berusaha menyelesaikan cerita tentang anak-anak SMA yang cupu, karena sepertinya novel begituan yang laku. Ini bukan soal uang karena satu novel laku engga bikin penulisnya kaya, dan Harry Potter itu keajaiban dunia, tapi karena gw harus nembusin editor dulu; kalo ga ada potensi laku, tar ditolak mentah-mentah tanpa dibaca. Sangat berbahaya /goyang-goyang jari telunjuk/ 

Eniwei, target akhir Juni 2020 masukin naskah ke penerbit... Doakan aku yah!

Kemudian. 
Entah kapan itu novel mendatangkan uang, diterima saja masih sangat meragukan, jadi gw harus mengusahakan pendapatan entah begimana. Karena gw gak punya kemampuan mumpuni apapun buat jadi pekerja lepas aka freelancer, di mana bidang yang paling umum sepertinya adalah: desain/ ilustrasi, penerjemahan dan coding (pemograman komputer?), satu pun gw ga bisa... Dan gw gak mau memulai usaha sendiri, karena itu justru akan memakan semua waktu gw dan mengganggu prioritas menyelesaikan novel, jadi gw putuskan untuk mencoba peruntungan di bidang... investasi. Waktunya bebas dan modalnya bisa sedikit.

Yang lagi gw cobain sekarang P2P Lending di koinworks. Jadi kalau ada Rp100,000,- nganggur, gw masukin ke koinworks. Gak bisa banyak-banyak karena gw ga ada pemasukan sementara pengeluaran terus terjadi, jadi bener-bener receh investasinya. Sementara itu gw mempelajari caranya reksadana dan saham yang sama-sama bisa dimulai dari Rp100,000,- juga tapi kayaknya lebih rumit cara kerjanya.

Eniwei, berdasarkan arsip blog ini di tahun 2017 di mana postingan blog gw ada 41 by the way, berkali lipat dari tahun-tahun lain, seperti mengukuhkan keadaan bahwa gw sering nge-blog kalo ga punya kerjaan, dan kembali ke paragraph pertama di atas, jadi tahun 2020 pun gw akan banyak menulis di sini. Mudah-mudahan kali ini bisa minimal 52 yes?

No comments:

Post a Comment